PPPK Guru Agama Sekolah Rakyat 2026 Dibuka: 331 Formasi untuk 6 Agama, Ini Syarat dan Tahapannya
Kementerian Sosial membuka seleksi PPPK Jabatan Fungsional Guru Agama dan Budi Pekerti Sekolah Rakyat Tahun 2026 dengan total 331 formasi. Pendaftaran berlangsung pada 9 sampai 15 Oktober 2026 melalui portal SSCASN BKN.
Formasi ini mencakup enam kelompok agama, yaitu Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu, seluruhnya pada jabatan Guru Ahli Pertama. Artikel ini merangkum rincian formasi, syarat, jadwal, dan tahapan seleksinya agar Anda tidak terlewat.
| No | Jabatan | Formasi |
|---|---|---|
| 1 | Guru Agama Islam dan Budi Pekerti | 210 |
| 2 | Guru Agama Kristen dan Budi Pekerti | 63 |
| 3 | Guru Agama Katolik dan Budi Pekerti | 40 |
| 4 | Guru Agama Hindu dan Budi Pekerti | 15 |
| 5 | Guru Agama Buddha dan Budi Pekerti | 2 |
| 6 | Guru Agama Konghucu dan Budi Pekerti | 1 |
| Total | 331 |
Sumber: Daftar Formasi SSCASN BKN (event Seleksi CASN Guru Agama Sekolah Rakyat 2026). Formasi tersebar di 148 kabupaten, kota, dan provinsi. Contohnya, formasi Konghucu hanya ada di Provinsi DKI Jakarta, sedangkan formasi Buddha ada di Kabupaten Temanggung dan Kota Pekanbaru. Cek lokasi dan kuota yang Anda tuju di sscasn.bkn.go.id/daftar-formasi sebelum memilih formasi.
Syarat Pelamar
- Usia paling rendah 20 tahun dan paling tinggi 50 tahun pada saat melamar.
- Pendidikan minimal S1 atau D-IV/Sarjana Terapan, dengan IPK minimal 2,75.
- Memiliki sertifikat pendidik Guru Agama yang terdata pada pangkalan data Kementerian Agama.
- Beragama sesuai dengan jabatan yang dilamar.
- Aktif mengajar minimal 1 tahun di Sekolah Rakyat (dengan surat keterangan Kepala Sekolah Rakyat dan surat penugasan Kemenag), atau memiliki pengalaman mengajar minimal 2 tahun secara akumulatif dengan surat pernyataan dari Kepala Sekolah dan/atau Ketua Yayasan.
- Mampu membaca dan menjelaskan kitab suci agamanya. Untuk pelamar Islam, mampu membaca Al-Qur'an dengan tartil sesuai kaidah tajwid.
- Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia, bekerja secara sif, dan tinggal di sekitar sekolah atau asrama.
- Tidak berstatus ASN, prajurit TNI, atau anggota Polri, serta bukan anggota atau pengurus partai politik.
Satu pelamar hanya dapat memilih satu formasi jabatan.
Berkas yang Perlu Disiapkan
- Surat keterangan pengalaman mengajar. Pelamar aktif mengajar di Sekolah Rakyat: surat keterangan aktif mengajar minimal 1 tahun dari Kepala Sekolah Rakyat dan surat penugasan dari Kementerian Agama. Pelamar tidak aktif mengajar: surat keterangan pengalaman mengajar minimal 2 tahun kumulatif dari Kepala Sekolah dan/atau Ketua Yayasan, ditambah surat izin mengikuti seleksi.
- Ijazah asli (bukan legalisir) sesuai kualifikasi jabatan.
- Transkrip nilai asli (bukan legalisir) yang memuat IPK.
- Pasfoto formal berwarna 4 x 6, terbaru (maksimal 6 bulan), latar merah, bukan swafoto.
- Surat lamaran yang ditujukan kepada Menteri Sosial, diketik, ditandatangani, dan bermaterai Rp10.000.
- Surat pernyataan 10 poin, diketik, ditandatangani, dan bermaterai Rp10.000.
Seluruh berkas diunggah dalam bentuk scan berwarna melalui akun SSCASN.
| Kegiatan | Tanggal |
|---|---|
| Pendaftaran | 9 - 15 Oktober 2026 |
| Seleksi administrasi | 9 - 18 Oktober 2026 |
| Pengumuman hasil seleksi administrasi | 19 - 20 Oktober 2026 |
| Masa sanggah dan jawab sanggah | 21 - 23 Oktober 2026 |
| Pengumuman setelah sanggah | 24 - 25 Oktober 2026 |
| Seleksi CAT dan seleksi kompetensi tambahan | Akan diumumkan kemudian |
Jadwal bersifat tentatif sesuai pengumuman. Pantau terus kanal resmi Kemensos dan SSCASN BKN.
Tahapan Seleksi
- Seleksi administrasi: pencocokan dokumen dengan persyaratan jabatan.
- CAT BKN: terdiri dari kompetensi teknis, kompetensi manajerial, kompetensi sosial kultural, dan wawancara berbasis komputer yang menilai integritas dan moralitas.
- Seleksi kompetensi tambahan (bersifat menggugurkan): psikotes dan wawancara.
Jumlah soal, durasi, bobot, dan nilai ambang batas untuk formasi ini belum dipublikasikan. Sebagai gambaran, seleksi PPPK Sekolah Rakyat sebelumnya memakai CAT berisi 145 soal dengan komponen yang sama, tetapi angka tersebut belum tentu berlaku untuk guru agama.
Tips Menghadapi Seleksi
- Lengkapi berkas lebih awal. Surat keterangan mengajar dan surat penugasan Kemenag sering menjadi penyebab gugur di tahap administrasi.
- Pelajari kompetensi manajerial dan sosial kultural. Soalnya berbentuk studi kasus situasional, jadi latih memilih tindakan paling tepat sesuai nilai integritas, kerja sama, dan keberagaman.
- Siapkan kompetensi teknis sesuai agama Anda. Materinya mengikuti tugas dan fungsi guru agama dan budi pekerti.
- Persiapkan psikotes dan wawancara. Keduanya bersifat menggugurkan pada tahap seleksi kompetensi tambahan.
Sumber: Pengumuman Kementerian Sosial RI Nomor 3935/1/KP.01.01/10/2026 tanggal 7 Oktober 2026 dan Keputusan Menteri PANRB Nomor 285 Tahun 2026. Pendaftaran dilakukan melalui sscasn.bkn.go.id.